A. Pengertian Membaca
Membaca
adalah suatu interpretasi simbol – simbol tertulis atau membaca adalah
menangkap makna dari serangkaian simbol – simbol (Nurhadi, 1995: 34).
Membaca adalah keterampilan mengenal dan memahami
tulisan dalam bentuk urutan lambang – lambang grafis dan perubahannya menjadi
wicara bermakna dalam bentuk pemahaman diam – diam atau pengujaran keras –
keras.
Membaca adalah salah satu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh
pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui
media kata atau bahasa lisan (Tarigan,
1990: 7). Sehingga membaca dapat diartikan
sebagai mengidentifikasi simbol – simbol dan mengasosiakannya dengan
makna.
Kamus
Besar Bahasa Indonesia (2005: 83) bahwa membaca adalah mengeja atau melafalkan apa yang
tertulis. Sabarti Akhadiah dkk (1991: 22) mengungkapkan bahwa membaca merupakan suatu kesatuan kegiatan
seperti mengenali huruf dan kata – kata, menghubungkannya dengan bunyi serta
maknanya, serta menarik kesimpulan mengenai maksud jawaban.
Membaca
adalah mengemukakan atau membunyikan rangkaian lambang – lambang bahan tulis
yang dilihatnya dari huruf menjadi kata, kemudian menjadi frasa, kalimat dan
seterusnya. Berdasarkan beberapa pengertian di atas
dapat disimpulkan bahwa membaca adalah suatu aktifitas membunyikan rangkaian
lambang – lambang berupa huruf yang dihubungkan menjadi kata yang memiliki
suatu makna tersendiri.
B. Tujuan Membaca
Tujuan
membaca menurut Blanton dkk dan Irwin (Farida Rahim, 2008: 11) sebagai berikut
:
1. Kesenangan
2. Menyempurnakan startegi tertentu
3. Mempergunakan strategi tertentu.
4. Memperbaharui pengetahuan tentang suatu topik.
5. Mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah
diketahuinya.
6. Memperoleh informasi untuk laporan lisan atau tertulis.
7. Mengkonfirmasi atau menolak prediksi.
8. Menampilkan suatu eksperimen atau mengaplikasikan suatu
informasi yang diperoleh dari suatu teks dalam beberapa cara lain dan mempelajari tentang struktur teks,menjawab
pertanyaan – pertanyaan yang spesifik.
Nurhadi
(1987: 11) berpendapat bahwa tujuan membaca dibedakan secara umum dan khusus.
Secara umum antara lain (1) mendapatkan informasi, (2) memperoleh pemahaman,
dan (3) memperoleh kesenangan.
C. Manfaat Membaca
1. Dapat Menstimulasi Mental
Otak
merupakan salah satu organ tubuh yang memrlukan latihan agar tetap kuat dan
sehat seperti organ tubuh yang lainnya. Dengan membaca buku dapat menjaga otak
agar bisa tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membaca buku dapat
merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.
2. Dapat Mengurangi Stress
Setelah
seharian melakukan rutinitas harian yang melelahkan, tak jarang hal tersebut
dapat memicu timbulnya stress. Dengan melakukan kegiatan membaca yang bisa
dilakukan selama beberapa menit dapat membantu menekan perkembangan hormon stress
seperti hormon kortisol. Dengan membaca dapat membuat pikiran lebih santai
sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stress hingga 67%.
Selain
relaksasi, dengan membaca buku dapat membawa kedamaian batin serta ketenangan
yang sangat besar. Membaca dapat menurunkan tekanan darah serta telah terbukti
membantu orang yang menderita gangguan mood tertentu dan penyakit mental
ringan. Inilah manfaat membaca buku yang banyak orang abaikan, banyak orang
beanggapan bahwa membaca buku justru membuat otak terus bekerja dan menimbulkan
stres, padahal manfaat membaca buku adalah mengurangi stres.
3. Menambah Wawasan dan Pengetahuan
Dengan
membaca buku dapat mengisi kepala kita tentang berbagai macam informasi baru
yang selama ini belum kita ketahui yang kemungkinan besar hal tersebut dapat
berguna bagi kita nantinya. Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, maka
kita akan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup baik dimasa sekarang
maupun di masa-masa yang akan datang.
Selain
itu, ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat berharga yang tidak pernah
dapat hilang meskipun kita kehilangan hal-hal lain didunia ini, seperti harta,
benda, maupun yang lainnya. Cerita maupun ide-ide yang tertuang dalam
sebuah buku yang kita baca dapat membantu untuk membuka jalan pikiran kita
untuk lebih mengenal dunia lain, mendapatkan pemahama yang lebih dari
sebelumnya.
4. Dapat Menambah Kosakata
Semakin
banyak melakukan kegiatan membaca buku, maka akan semakin banyak kita
mendapatkan penjelasan mengenai hal-hal yang belum kita ketahui, serta dapat
menambah jumlah kosakata yang bisa kita gunakan dalam kehidupan keseharian
kita. Hal ini tentu saja dapat membantu bagi kita untuk dapat
mengartikulasikan, membantu menyampaikan pendapat dengan bahasa yang lugas,
serta dapat menambah rasa percaya diri pada saat berbicara dengan orang lain.
5. Dapat Meningkatkan Kualitas Memori
Dengan
membaca buku dapat memberikan andil untuk meningkatkan kualitas otak kita dalam
proses mengingat, berbagai macam hal yang telah kita baca. Misalnya saja
karakter, latar belakang, ambisi, sejarah, maupun berbagai macam unsur atau
plot dari setiap alur cerita. Setiap memori dapat membantu untuk menempa jalur
otak serta memperkuatnya. Selain itu juga dengan melakukan kegiatan membaca
dapat menstabilkan suasana hati seseorang.
6.Memberikan kekuatan bagi memori.
Membaca memberikan jenis latihan yang berbeda bagi otak dibandingkan menonton TV atau mendengarkan radio. Baik ketika Anda memahami halaman per halaman atau hanya sekedar memindai instruksi manual mesin pembuat kopi, bagian otak yang telah mengembangkan fungsi-fungsi lain,seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif,semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu untuk membaca.Kebiasaan membaca memacu otak Anda berpikir dan berkonsentrasi.
7.Menjaga keremajaan otak.
Membenamkan diri dalam buku yang bagus benar-benar dapat memperpanjang umur pikiran Anda, menurut studi terbaru dari Rush University Medical Center. Orang dewasa yang menghabiskan waktu luang mereka dengan melakukan kegiatan kreatif atau intelektual (seperti membaca) memiliki kemungkinan 32 persen lebih lambat mengalami penurunan kognitif di kemudian hari daripada mereka yang tidak. "Aktivitas yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik, terlepas dari hal-hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia,” kata Robert S. Wilson, PhD, profesor neuropsikologi di Rush University Medical Center. Studi lain baru-baru ini juga menemukan bahwa manula yang secara teratur membaca, memiliki risiko dua setengah kali lebih rendah untuk terserang penyakit Alzheimer.
Membaca memberikan jenis latihan yang berbeda bagi otak dibandingkan menonton TV atau mendengarkan radio. Baik ketika Anda memahami halaman per halaman atau hanya sekedar memindai instruksi manual mesin pembuat kopi, bagian otak yang telah mengembangkan fungsi-fungsi lain,seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif,semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu untuk membaca.Kebiasaan membaca memacu otak Anda berpikir dan berkonsentrasi.
7.Menjaga keremajaan otak.
Membenamkan diri dalam buku yang bagus benar-benar dapat memperpanjang umur pikiran Anda, menurut studi terbaru dari Rush University Medical Center. Orang dewasa yang menghabiskan waktu luang mereka dengan melakukan kegiatan kreatif atau intelektual (seperti membaca) memiliki kemungkinan 32 persen lebih lambat mengalami penurunan kognitif di kemudian hari daripada mereka yang tidak. "Aktivitas yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik, terlepas dari hal-hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia,” kata Robert S. Wilson, PhD, profesor neuropsikologi di Rush University Medical Center. Studi lain baru-baru ini juga menemukan bahwa manula yang secara teratur membaca, memiliki risiko dua setengah kali lebih rendah untuk terserang penyakit Alzheimer.
8. Mengasah Kemampuan Berfikir
Membaca buku menjadi
salah satu solusi terbaik untuk melatih kecepatan berfikir anda. Ibarat sebuah
pedang jika selalu di asah ketajamannya maka pedang itu semakin tajam dan
sebaliknya jika tidak pernah di asah akan selalu tumpul, ironisya otak kita
lebih parah dari itu jika tidak pernah di gunakan maka justru makin melamban.
Dengan membaca,
otak akan tambah kuat baik
secara mengingat dan mudah dalam memahami, sel otak semakin banyak yang
berfungsi sehingga anda akan semakin pintar, manfaat secara memori anda akan
lebih banyak tahu kosakata baru.
9.
Dapat Memperluas Pemikiran Seseorang
Seseorang
yang gemar membaca buku telah dilaporkan memiliki tingkat kreativitas yang
lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak atau kurang gemar membaca. Dengan
kegiatan membaca buku, kita bisa berbagi pengalaman dengan orang lain tentang
berbagai macam hal, yang nantinya bisa kita jadikan sebagai suatu bahan
pertimbangan untuk dapat memutuskan sesuatu.
10. Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif
Berdasarkan
study yang dilakukan oleh Rush University Medical Center menyatakan bahwa
Seseorang yang menghabiskan waktu mereka untuk melakukan kegiatan kreatif atau
intelektual seperti membaca mengalami tingkat penurunan kognitif hingga 32%
daripada mereka yang tidak membaca dikemudian harinya. Membaca buku dapat
membuat otak bekerja lebih efisien yaitu dengan mengubah strukturneuropathologies yang
berkaitan dengan usia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar