A.
Pengertian nutrisi
Etimologi kata “nutrisi” merupakan kata serapan dari bahasa
Inggris nutrition yang berasal dari bahasa Perancis Lama nutrition pada abad ke-14 yang berasal dari bahasa
Latin nutritionem yang berarti “makanan bergizi”.
Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengertian nutrisi:
Nutrisi atau gizi adalah zat yang dibutuhkan makhluk hidup sebagai
sumber energi, mempertahankan kesehatan, pertumbuhan, dan keberlangsungan
fungsi pada setiap jaringan dan organ tubuh secara normal.
Nutrisi adalah ikatan kimia yang yang diperlukan tubuh untuk melakukan
fungsinya yaitu energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur
proses-proses kehidupan (Soenarjo,
2000).
Nutrisi
adalah proses dimana tubuh manusia menggunakan makanan untuk membentuk energi,
mempertahankan kesehatan, pertumbuhan dan untuk berlangsungnya fungsi normal
setiap organ dan jaringan tubuh (Rock CL, 2004).
Nutrisi merupakan
substansi organik yang berperan dalam semua sistem kerja pada tubuh agar
prosesnya berlangsung secara normal. Menurut para ahli, nutrisi adalah sebuah
ikatan kimia yang dibutuhkan tubuh supaya fungsi organ atau sistem dalam tubuh
dapat berjalan secara normal. Nutrisi juga digunakan sebagai bahan pembentuk
energy dimana setiap jaringan yang terdapat didalam tubuh membutuhkan energi
agar dapat berkeja secara maksimal dan optimal. Nutrisi juga dapat dikatakan
sebagai suatu proses organisme yang menggunakan objek utamanya yaitu makanan
yang sering dikonsumsi dalam kondisi yang normal, dengan menggunakan proses degesti,
absorsi serta metabolisme yang pada nantinya akan membuang beberapa zat yang
memang tidak digunakan oleh tubuh.
B.
Jenis-Jenis Nutrisi
a)
Karbohidrat
Karbohidrat merupakan salah satu senyawa organik
yang melimpah di bumi. Karbohidrat
adalah senyawa yang disusun oleh unsur C, H dan O. Karbohidrat sendiri
terdiri dari karbon, hidrogen, serta oksigen. Karbohidrat memiliki berbagai
fungsi untuk makhluk hidup, terutama sebagai sumber bahan bakar (misalnya
glukosa), cadangan makanan, dan materi pembangun (seperti selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan serta jamur). Berdasarkan
ukuran molekulnya, karbohidrat dibagi menjadi tiga, yaitu Monosakarida,
Disakrida ,dan Polisakrida. Sementara dalam ilmu gizi, karbohidrat dibedakan
menjadi dua, yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks
1)
Fungsi
karbohidrat
Berikut beberapa fungsi
karbohidrat :
1. Sumber Energi Tubuh
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai pasokan utama energi bagi tubuh. Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kilokalori.Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak.
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai pasokan utama energi bagi tubuh. Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kilokalori.Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak.
2. Melancarkan Sistem Pencernaan
Makanan tinggi karbohidrat kaya akan serat yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan dan buang air besar. Serat pada makanan dapat membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar, diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan dengan kolesterol tinggi.
Makanan tinggi karbohidrat kaya akan serat yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan dan buang air besar. Serat pada makanan dapat membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar, diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan dengan kolesterol tinggi.
3. Mengoptimalkan Fungsi Protein
Ketika kebutuhan karbohidrat harian tidak terpenuhi, maka tumbuh akan mengambil protein sebagai cadangan energi. Akibatnya fungsi protein sebagai zat pembangun tidak optimal. Memenuhi kebutuhan karbohidrat akan membuat protein melaksanakan tugas utamanya sebagai zat pembentuk tubuh.
Ketika kebutuhan karbohidrat harian tidak terpenuhi, maka tumbuh akan mengambil protein sebagai cadangan energi. Akibatnya fungsi protein sebagai zat pembangun tidak optimal. Memenuhi kebutuhan karbohidrat akan membuat protein melaksanakan tugas utamanya sebagai zat pembentuk tubuh.
4. Mengatur Metabolisme Lemak
Fungsi karbohidrat lainnya, yaitu sebagai pengatur metabolisme lemak dalam tubuh. Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna.
Fungsi karbohidrat lainnya, yaitu sebagai pengatur metabolisme lemak dalam tubuh. Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna.
5. Karbohidrat Sebagai Pemanis Alami
Karbohidrat juga berfungsi sebagai pemberi rasa manis pada makanan, khususnya
monosakarida dan disakarida. Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama, dan
Fruktosa adalah jenis gula yang paling manis.
6. Cadangan Energi dalam otot dan hati.
Keberadaan
karbohidrat didalam tubuh manusia, sebagian terdapat dalam darah sebagai
glukosa untuk energi tubuh, sebagian terdapat pada Hati dan jaringan otot yang
diubah menjadi Glikogen, dan sebagiannya lagi Diubah menjadi lemak dan disimpan
didalam jaringan otot yang berfungsi sebagai cadangan energi tubuh.
2) Sumber Karbohidrat
1. Beras Merah
Kandungan tinggi seratnya yang membuat
nasi merah dianggap sebagai sumber karbohidrat yang baik dan sehat. Nasi merah
juga mengandung magnesium, zat besi, vitamin B, vitamin B2, vitamin B3 dan
vitamin B6. Beras merah juga bisa mengurangi kolesterol jahat “LDL” tanpa
mengurangi kolesterol baik “HDL”. Makan dua porsi atau lebih beras merah juga
mengurangi resiko diabetes.
2. Kentang rebus
Makanan sumber karbohidrat yang terakhir
ini memang tidak diragukan lagi. Kandungan pati yang tinggi menyebabkan makanan
ini menimbulkan rasa kenyang dan juga menghasilkan kalori yang cukup besar.
Oleh karena itu tak heran jika sebagian orang dapat menahan lapar hingga siang
hanya dengan sarapan kentang.
3. Ubi Jalar
Ubi jalar adalah sumber karbohidrat yang
sehat untuk penderita sakit maag, diabetes, masalah berat badan dan
radang sendi. Nutrisi yang terkandung di dalamnya adalah serat, mangan,
tembaga, potasium, zat besi, vitamin A, vitamin C dan vitamin B6. Ubi jalar
juga kaya akan beta-karoten yang merupakan antioksidan yang banyak ditemukan
pada sayuran berdaun hijau.
4.
Kacang-Kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah,
kacang hijau, buncis, kacang panjang, kedelai dan polong mengenyangkan perut
dengan segera, tapi bisa bertahan dalam waktu lama. Kacang dan polong kaya akan
folic acid, serat, vitamin, protein juga karbohidrat kompleks. Pastikan Anda
menggunakan bahan yang segar dan tanpa pengawet. Bukan yang sudah diolah dalam
kaleng atau kemasan beku.
5.
Buah-Buahan Segar
Buah-buahan mengandung gula alami fruktosa yang tidak membuat
tubuh gemuk. Selain itu juga mengandung mineral dan kaya nutrisi tapi tidak
mengandung banyak kalori. Meskipun buah umumnya mengandung karbohidrat
sederhana dan lemak, tapi juga kaya serat sehingga bereaksi seperti karbohidrat
kompleks ketika dicerna.
6. Sayuran Hijau
Bayam, kubis, brokoli dan semua jenis
sayuran berdaun hijau merupakan sumber karbohidrat sehat dan berkalori rendah.
Sayuran hijau juga mengandung kalsium dan vitamin K serta merupakan jenis
karbohidrat yang direkomendasikan untuk penderita diabetes. Sayuran ini juga
dikenal bisa mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker. Nutrisi penting dalam
sayuran berdaun hijau adalah vitamin C, kalium, magnesium dan asam folat.
7.
Kacang Polong
Seperti halnya kacang, kacang polong juga jenis karbohidrat
sehat yang proses pencernaannya lambat sehingga sangat baik dikonsumsi oleh
orang yang tidak dapat memproses gula dengan baik. Kacang polong mengandung
vitamin K, mangan, vitamin C dan tinggi serat.
c) Penyakit-penyakit yang
berhubungan dengan Karbohidrat
1. Obesitas : Kelebihan berat badan akibat kelebihan kalori /
kelebihan karbohidrat
2. Marasmus : Suatu kondisi serius malnutrisi kekurangan kalori
dan protein.
3. Diabetes Militus : Gangguan Metabolisme Karbohidrat
4. Laktose intolerance : gangguanmetabolisme laktosa karena
difisiensi enzim laktase.
b) Protein
Protein
adalah salah satu zat yang sangat penting dan harus di miliki oleh tubuh
manusia. zat ini bukan lagi zat yang struktural seperti halnya karbohidrat dan
lemak. protein merupakan salah satu zat makromolekul organik kompleks
kandungannya meliputi oksigen, nitrogen, hidrogen, sulfur, fosfor, karbon dan
beberapa sistem dari asam amino. itulah beberapa kandungan yang terdapat pada
protein dan kenapa protein itu sangat di butuhkan manusia.
Menurut
ilmu gizi protein adalah kelompok makronutrisi senyawa dengan asam amino yang
berfungsi untuk pendorong pada metabolisme tubuh dan zat ini bisa di hasilkan
oleh manusia itu sendiri. terkecuali dari makanan yang mengandung banyak
protein.
Protein dibutuhkan sebagai penghasil energi. Protein juga
berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak, pembuat
enzim dan hormon, serta pembentuk antibodi. Protein merupakan molekul besar
yang terdiri atas sejumlah asam amino. Asam amino terdiri atas karbon,
hidrogen, oksigen, nitrogen, dan kadang-kadang ada belerang. Protein yang kamu
makan dapat berasal dari hewan (protein hewani) dan tumbuhan (protein
nabati).
1)
Fungsi Protein
Untuk Fungsi dari proiten selain untuk membangun zat
dalam tubuh manusia. protein juga berfungsi sebagai salah satu pendorong untuk
metabolisme tubuh dan sebagai penyokong untuk organ tubuh untuk berbagai
aktifitas. untuk fungsi protein sebenarnya masih banyak lagi, berikut ini
beberapa fungsi protein pada umumnya
1. Protein untuk Pembentukan Janin
Protein berguna sepanjang kehamilan untuk membantu membangun
pertumbuhan berbagai jenis organ seperti otak, sistem pernafasan, tulang, otot
dan sistem pembentukan tubuh. protein yang cukup selama kehamilan akan membantu
ibu hamil bisa memiliki bayi sehat dan tidak kekurangan nutrisi. Kebutuhan
protein untuk ibu hamil adalah sekitar 75 gram per hari. Kebutuhan ini harus
tercukupi dari berbagai jenis makanan agar tubuh ibu hamil dan janin sehat.
2. Protein Mengurangi Depresi
Sepanjang kehamilan tubuh ibu hamil membutuhkan nutrisi yang
sangat penting. Protein akan semakin dibutuhkan pada trimester akhir untuk
mencegah depresi karena kelelahan atau kondisi kehamilan yang semakin berat.
Asupan protein juga harus seimbang dengan asam lemak omega 3 yang bisa
mendukung kecerdasan otak dan fungsi syaraf.
3. Protein untuk Pemeliharaan Sel Tubuh
Protein juga sangat penting untuk memelihara sel tubuh yang
sehat. Selama kehamilan maka ibu hamil membutuhkan jumlah protein yang lebih
tinggi dibandingkan wanita biasa. Protein menjadi asupan yang sangat baik untuk
memproduksi dan menggantikan sel-sel tubuh yang sudah mati. Dengan protein yang
cukup maka ibu hamil bisa tetap sehat sepanjang kehamilan.
4. Protein Mendukung Metabolisme Tubuh
Proses metabolisme membutuhkan dukungan yang kuat dari protein.
Metabolisme akan membentuk tubuh yang sehat karena semua proses pencernaan,
penyerapan nutrisi dan pengolahan berbagai zat yang masuk ke organ tubuh bisa
dilakukan dengan baik. Metabolisme juga akan mendukung proses fisiologis
sehingga tubuh menjadi lebih kuat.
5. Protein Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Protein menjadi zat yang penting untuk meningkatkan kekebalan
tubuh. sistem imunitas mendapatkan dukungan dari berbagai jenis organ tubuh
yang sehat, tubuh mampu melindungi dari serangan kuman, bakteri dan parasit.
Selain itu protein juga akan meningkatkan kemampuan sistem syaraf.
6. Protein Menghasilkan Tenaga
Protein menjadi zat yang baik untuk tubuh terutama untuk
membantu pembentukan tenaga. Berbagai jenis makanan yang mengandung karbohidrat
dan lemak diperlukan tubuh sebagai cadangan energi. Namun semua proses itu
tidak bisa dilakukan tanpa protein. Protein membantu tubuh dalam mengolah
energi dari kalori dan berbagai jenis sumber makanan lain.
7. Protein Meningkatkan Kesehatan
Jantung
Protein ternyata juga sangat penting untuk memelihara kesehatan
jantung. Protein bisa membentuk perlindungan khusus bagi tubuh dengan
menstabilkan kandungan kolesterol dalam tubuh yang didapatkan dari makanan.
Protein bisa mengancam jenis kolesterol buruk yang bisa menyebabkan resiko
penyakit jantung. Jadi, protein penting untuk membuat kesehatan jantung ibu
hamil dan janin menjadi lebih baik dan terhindar dari berbagai resiko penyakit
jantung lain.
b) Sumber
Protein
1)Telur
Telur termasuk protein yang berasal dari
hewan, yang sering kita sebut protein hewani. Di dalam telur terkandung protein
yang tinggi. Di dalam satu butir telur mengandung 7 gram protein dan 2 gram
lemak jenuh.
2)Daging
Ayam
Daging ayam mengandung banyak protein
yang kita butuhkan. Jumlah kandungan protein yang terdapat pada daging ayam
mencapai 18 gram per 100 gram dada ayam. Daging ayam merupakan jenis daging
yang bisa dibilang paling murah dan sering dikonsumsi oleh masyarakat kita.
3)Udang
Di dalam 100gram udang mengandung 20.3
gram protein. Kandungan protein dalam udang disebut “Complete Protein” karena
kandungan asam aminonya yang tinggi.
4)Ikan
Selain mengandung vitamin ikan segar
juga mengandung banyak protein. Untuk jenis ikan laut, ikan kembung, tenggiri,
tongkol dan kakap merupakan jenis yang mempunyai kandungan protein tertinggi.
Untuk ikan air tawar, belut adalah sumber protein yang paling bagus.
5)
Susu
Di dalam
susu tidak hanya terkandung lemak dan kalsium. Namun susu juga mengandung protein.
Dianjurkan bagi kaum obesitas untuk mengurangi susu dalam pemenuhan protein
dalam tubuh. Hal itu dikarenakan kandungan lemak susu dapat menambah tumpukan
lemak yang ada di dalam tubuh penyandang obesitas. Untuk sumber protein nabati
bisa diperoleh dari susu kedelai.
6)
Kacang Almond
Selain kaya serat kacang almond juga
mengandung banyak protein. Harganya relative mahal. Namun kandungan protein
pada kacang almond cukup tinggi. Jadi tak ada salahnya sesekali kita
mengkonsumsi makanan ini untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh kita.
7)
Keju
Kandungan protein dalam keju cukup
tinggi. Namun dianjurkan tidak terlalu banyak mengkonsumsi keju. Keju
mengandung lemak, sehingga jika dikonsumsi secara terus menerus menyebabkan
obesitas atau kelebihan berat badan.
c)Penyakit
Akibat Kekurangan Protein
Marasmus :
Penyakit akibat
kekurangan protein yang pertama ini cukup berbahaya. Gejalanya termasuk
mengalami penurunan berat badan yang signifikan, dehidrasi yang
berlebihan, dan fisik yang kelihatan jauh lebih tua dari usia yang sebenarnya.
Penyakit ini pada umumnya terjadi pada anak-anak yang sedang dalam masa
pertumbuhan. Marasmus jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kematian.
Kwashiorkor :
Para peneliti dari
University of Maryland Medical Center menemukan penyakit akibat kekurangan
protein yang memiliki nama unik ini. Kwashiorkor umumnya menimpa pada anak-anak
usia remaja. Gejala umum dari masalah kesehatan ini termasuk kelelahan
berlebihan, perut membesar, kekurangan cairan, sering mengalami diare, emosi
yang tidak stabil, dan masih banyak lagi. Jika penderita cenderung dengan
marasmus kwashiorkor, pasien masih terlihat seperti normal. Namun jika kondisi
ini tidak segera tangani, bagi anak-anak dan remaja bisa terhambat
pertumbuhannya, mengalami gangguan kognitif, dan bahkan hingga cacat mental.
Cachexia :
Salah satu penyakit yang
disebabkan karena kekurangan protein yang satu ini menunjukkan gejala seperti
penipisan otot, degradasi protein, penurunan berat badan tidak normal, bisa
memicu kanker ganas pada lambung, hati, usus, dll. Orang-orang yang dipengaruhi
Cachexia umumnya akan selalu merasa lelah meskipun hanya melakukan sedikit
aktivitas yang ringan. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, penyakit
ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani dengan serius.
c)
Lemak
Lemak merupakan sumber energi selain
karbohidrat dan protein. Lemak merupakan satu dari sekian zat makro yang
berfungsi sebagai penyimpanan energi yang berlebih dari makanan. Lemak memang
barasal dari makanan yang setiap hari kita konsumsi, baik itu sumber lemak
nabati atau sumber lemak hewani.
Pengertian lemak adalah sekelompok besar molekul-molekul alam yang terdiri
atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen meliputi asam lemak, malam,
sterol, vitamin-vitamin yang larut di dalam lemak (contohnya A, D, E, dan K),
monogliserida, digliserida, fosfolipid, glikolipid, terpenoid (termasuk di
dalamnya getah dan steroid) dan lain-lain.
a) Fungsi Lemak
1)Sumber
energi
Lemak
merupakan sumber energi yang besar di dalam tubuh, dan menghasilkan 9 kkal pada
setiap gramnya, dan jumlah ini jauh lebih besar dari pada energi yang
dihasilkan protein dan karbohidrat yaitu hanya sebesar 4 kkal untuk setiap
gramnya. Lemak di dalam tubuh berasal dari asupan makanan sehari-hari, baik itu
berasal dari sumber karbohidrat, protein, maupun dari lemak itu sendiri. lemak
yang berada di dalam tubuh disimpan pada bagian-bagian berikut ini: 50% pada
jaringan bawah kulit (daerah subkutan), 45% pada ronggaperut yang menyelimuti
organ dalam, dam 5% pada jaringan intramuskular.
2)Sumber
Asam Lemak Esensial
Untuk
beberapa jenis asam lemak tubuh memiliki kemampuan untuk memproduksinya sendiri
tetapi ada beberapa jenis asam lemak yang sangat penting bagi tubuh tetapi
tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri, yaitu asam lemak esensial, karena itu
kita perlu mengonsumsi lemak yang cukup untuk memperoleh jenis asam lemak ini.
3)Alat angkut vitamin larut lemak
beberapa
vitamin seperti vitamin larut lemak, tidak dapat didapatkan manfaatnya oleh
tubuh tanpa bantuan lemak, karena lemaklah yang membantu proses transportasi
dan absopsi nya.selain itu, lemak juga mengandung beberapa vitamin larut lemak
ini, sehingga dengan menginsumsi lemak yang cukup tubuh kita juga memperoleh
manfaat vitamin larut lemak ini.
4)Menghemat
Protein
pada kondisi
tertentu tubuh membutuhkan energi yang sangat banyak seperti dalam kondisi
sakit, pada kondisi ini tanpa adanya lemak tubuh akan menggunakan protein tubuh
juga untuk memenuhi kebutuhan energi, sedangkan protein sendiri memiliki fungsi
penting lainnnya sebagai zat pengatur dan membantu tubuh meningkatkan fungsi
imunitasnya, dengan bantuan lemak protein melakukan fungsi utamanya sebagai zat
pengatur tanpa harus terbuang percuma memenuhi kebutuhan energi yang besar.
5)Memberi
rasa kenyang
Lemak adalah
salah satu zat gizi yang mempu memperlambat sekresi asam lambung dan
memperlambat pengosongan lambung sehingga memberikan efek kenyang lebih lama.
6)Sebagai
Pelumas
untuk
pengeluaran sisa percernaan, lemak memiliki fungsi sebagai pelumas untuk
membantu pengeluarannya
7)Memelihara
Suhu Tubuh
sebanyak 50%
lemak terdistribusi di bawah lapisan kulit, hal inilah yang membuat tubuh tetap
hangat meskipun kondisi di luar tubuh sedang dalam cuaca dingin, dengan
demikian tubuh tidak kehilangan panas tubuh secara cepat.
8)Pelindung
organ
dengan 45%
lemak pada rongga perut, membuat organ-organ yang berada didalam rongga perut
akan terselubungi oleh lemak, sehingga lemak dapat melindungi organ tersebut
dari benturan dan bahaya lain dari luar tubuh.
b)
Sumber Lemak
1)Tempe
Makanan yang sering disebut dengan lauk sejuta umat ini ternyata
malah menyehatkan kesehatan tubuh anda. Anda yang sedang ingin berdiet atau
menjaga kesehatan tubuh, anda bisa menjadikan tempe sebagai makanan andalan
anda. Tempe adalah salah satu makanan yang mengandung lemak tak jenuh. Ketika
anda mengkonsumsinya, bukan kolesterol naik yang akan anda jumpai, malahan
kolesterol dalam darah semakin stabil saja.
2)Ikan salmon
Ikan salmon sudah dikenal sebagai ikan yang memiliki protein yang
tinggi. Biasanya, ikan ini sangat digemari oleh masyarakat oriental. Bagi
mereka yang ingin melakukan diet sehat, ikan salmon ternyata juga dipilih
sebagai makanan andalannya karena ikan salmon termasuk makanan yang mengandung lemak tak jenuh. Ya, meskipun harga ikan salmon tidak
bisa dibilang murah, tetapi jika anda ingin mendapatkan tubuh langsing yang
sehat dan cepat, anda bisa menjadikan ikan salmon sebagai solusi terjitunya.
3)Alpukat
Buah yang satu ini dikenal
sebagai buah yang mengandung lemak. Makanya, ketika seseorang memutuskan untuk melakukan
diet sehat, mereka tak mau menjadikan alpukat sebagai buah andalan dietnya.
Padahal, menurut para ahli, alpukat memang mengandung lemak tetapi lemak yang
dikandungnya adalah lemak tak jenuh.
4)Minyak kelapa murni
Minyak kelapa dapat menjadi pilihan terbaik
sebagai menu makanan penutup yang sehat. Meski kegunaan minyak kelapa masih
terus dipelajari, tapi manfaatnya telah diakui ampuh sebagi anti-bakteri, kaya
akan vitamin K dan E dan zat besi. Beberapa riset bahkan mengindikasikan,
minyak kelapa dapat membantu manajemen berat badan, karena mengurangi stres
pada sistem endokrin.
5)Mentega Shea
Shea (Vitellaria paradoxa) adalah jenis tanaman yang
tumbuh di Afrika. Bijinya bisa diekstrak untuk dimabil minyaknya dan dijadikan
mentega yang tinggi kandungan vitamin E dan A yang bisa berfungsi sebagai
antioksidan.
6)Kacang Macadamia
Macadamia merupakan jenis tumbuhan kacang yang banyak hidup
di daratan Australia. Minyak macadamia mengandung lemak baik yang mampu
menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh. Macadamia juga memiliki kandungan
omega 3 dan vitamin E yang tinggi.
7)Salvia
Terdengar asing di Indonesia karena memang hanya
tuumbuh di daratan Meksiko dan Amerika Selatan. Memiliki bunga seperti
lavender. Karena warna dan bentuknya yang unik, salvia biasanya hanya digunakan
sebagai tanaman hias. Namun minyak astiri yang dihasilkan dari ekstraksi salvia
ternyata tinggi kandungan omega 3.
c)
Penyakit yang berhubungan
dengan lemak
1)Obesitas
Seluruh tipe lemak yang masuk kedalam
badan sanggup menjadi yaitu lemak tidak jenuh tunggal, lemak tidak jenuh ganda,
lemak jenuh & lemak trans. Bermacam Macam type sumber lemak yang konsisten
menumpuk dalam badan tak sanggup difungsikan seluruhnya oleh badan. Akibatnya
sehingga lemak bisa tetap menumpuk dalam jaringan badan di beraneka tempat.
Kalau keadaan ini dibiarkan terus-menerus sehingga badan sanggup jadi amat
gemuk atau obesitas.
2)Kerusakan dinding arteri
Mengkonsumsi lemak jenuh berlebihan
dapat menciptakan kandungan kolesterol dalam darah meningkat. Aspek ini pula
dapat memebrikan resiko jelek buat arteri jantung. Jikalau telah berlangsung
kerusakan arteri sehingga sanggup menyebabkan masalah terhadap otak &
ginjal.
3)Meningkatkan dampak kanker
Pola makan yang jelek seperti terlampaui
tidak sedikit konsumsi lemak & tak konsumsi makanan yang kaya akan serat
dengan baik dapat memicu tumbuhnya sel kanker di bermacam macam organ badan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar